Depresi Anak dalam Keluarga

by -134 views

⏩ Depresi Anak dalam Keluarga

Kebutuhan emosi sering terlupakan, padahal ini merupakan faktor sangat penting untuk membentuk kepribadian anak. Kebanyakan keluarga hanya fokus pada kebutuhan fisik dan pendidikan bagi anaknya, dan tentunya anak juga membutuhkan terpenuhinya kebutuhan emosi dan stimulasi.
Kebutuhan emosi anak antara lain seperti kasih sayang, perhatian, harga diri, perlindungan, kemandirian, dorongan, motivasi, bantuan, penghargaan, didikan yang penuh kegembiraan, rasa saling memiliki, dan juga koreksi dengan kasih sayang bukan nya ancaman atau hukuman.
Kekompakan orang tua dalam komunikasi mendidik anak-anaknya menjadi peran utama karena kesalahan pola didik akan menghancurkan masa depan dan kebahagiaan anak. Jangan sampai anak memiliki kepribadian yang labil karena inilah yang menjadi pemicu stres dan depresi. Anak yang dididik dengan amarah memiliki resiko mengalami depresi lebih besar.

Faktor pola mendidik anak dengan otoriter dari kedua orang tuanya dapat pula mendatangkan depresi bagi seorang anak, selain itu faktor perbandingan yang tidak adil antar saudara oleh kedua orang tua, akan memberikan dampak kenyamanan di rumah mulai menghilang bersama dengan berkecamuknya amarah, disitu lah rasa aman dan nyaman bagi anak untuk tinggal di rumah mulai hilang.
Mereka akan cenderung melawan keadaan dengan mencari kegiatan diluar rumah yang menyenangkan bagi mereka atau bahkan hidup dijalanan atas nama solidaritas. Apa yang sebenarnya mereka rasakan? Ketenangan hati dan hangatnya persahabatan, rumah yang seharusnya menjadi tempat nyaman bersama keluarga telah kehilangan kenyamanannya karena buruknya pengendalian emosi.
Perilaku buruk anak biasanya sebagai pelarian yang dilakukan anak dalam menghadapi masalah, bahkan sebagai perlawanan anak dalam melindungi dirinya dari masalah.
Pada dasarnya anak akan melakukan tiga pilihan jika depresi yaitu :
📌Melarikan diri 👉 anak akan cenderung terasing dari pergaulan dan aktivitas sosialnya.
📌Diam 👉 akan menyimpan dendam dan masalah di otak bawah sadarnya, akan kesulitan menemukan jati dirinya dan rentan terserang stres & depresi
📌Melawan 👉 anak berperilaku agresif, marah, keras kepala, marah tak terkendali.

Pentingnya menanamkan value keluarga pada anak agar mereka tidak kehilangan arah dalam kehidupan.
Inilah yang kemudian menjadi permasalahan besar yang akan dibawa oleh anak sampai mereka dewasa dan anak akan mengambil value dari lingkungan sekitarnya bilamana tidak ditanamkan value dalam keluarga.
Perlu di ingat bahwa pendidikan awal dan terpenting berasal dari keluarga. Orang tua adalah role model terbaik bagi tumbuh kembang anak.